AMREI Hadir dalam RKMP 2026 SKK Migas: Perkuat Sinergi Manajemen Proyek Hulu Migas

Bapak Mohamad Soleh S.Psi., M.M., CNLP., CRGP., BCMCP, selaku Sekretaris Jenderal Asosiasi Manajemen Risiko Energi Indonesia (AMREI) menghadiri kegiatan Rapat Kerja Manajemen Proyek (RKMP) Tahun 2026 Semester-1 yang diselenggarakan oleh SKK Migas. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan di sektor hulu migas nasional.

Kehadiran beliau mencerminkan komitmen aktif AMREI dalam mendukung peningkatan kualitas penerapan manajemen risiko pada proyek-proyek strategis, khususnya dalam rangka mencapai target kinerja yang optimal. Hal ini sejalan dengan upaya untuk memastikan proyek berjalan secara efektif dengan prinsip On Time, On Budget, dan On Scope (OTOBOS).

Bapak Mohamad Soleh menghadiri RKMP Tahun 2026

RKMP Tahun 2026 Semester-1 ini juga menjadi wadah penting untuk berbagi pengalaman, pembelajaran (lesson learned), serta praktik terbaik (best practice) dari berbagai proyek yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Dengan adanya forum ini, diharapkan setiap pemangku kepentingan dapat mengambil insight berharga untuk menghadapi tantangan proyek di tahun 2026.

Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat kolaborasi antara pemerintah, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), serta para konsultan dan pelaku industri pendukung lainnya. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendorong peningkatan efektivitas pengelolaan proyek serta pencapaian target produksi minyak dan gas bumi nasional.

Partisipasi Mohamad Soleh dalam kegiatan ini juga menjadi representasi peran aktif AMREI dalam mendukung penguatan budaya risiko (risk culture) di sektor energi. Melalui keterlibatan ini, AMREI terus berupaya berkontribusi dalam menciptakan ekosistem manajemen risiko yang lebih matang dan berkelanjutan di Indonesia.

Previous
Previous

AMREI Hadiri Buka Puasa Bersama Kementerian ESDM: Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Sektor Energi

Next
Next

Bakti Alumni, Ketua Umum AMREI - Rifky Assamady - Bantu SMAN 8 Jakarta melalui Komite Sekolah