Asosiasi Manajemen Risiko Energi Indonesia atau AMREI adalah Organisasi yang beranggotakan perseorangan maupun perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor Energi dan penunjangnya
Sejarah
Pada tahun 2000 didirikan sebuah Asosiasi Manajemen Risiko Indonesia atau disebut AMRI didalam Forkomas (Forum . Namun berawal dari pemikiran sesama rekan yang menggeluti usaha di sektor minyak dan gas bumi (migas), yang menginginkan adanya suatu wadah atau organisasi yang berguna untuk memperhatikan, menganalisa, mengelola dan mengembangkan solusi tentang Risiko di sektor migas, sehingga 15 (lima belas) tahun kemudian terbentuklah AMREI. Asosiasi Manajemen Risiko Energi Indonesia atau biasa disebut AMREI, merupakan suatu Perkumpulan Manajemen Risiko yang bergerak di sektor Energi dan penunjangnya.
Bapak Drs. Joko Mochamad Slamet,M.M.
selaku Ketua Umum AMREI dalam Launching & 1st Seminar pada 26 Mei 2015
AMREI adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk mensosialisasikan penerapan manajemen risiko yang tepat pada industri sektor energi dan pemangku kepentingan lainnya, dalam rangka meningkatkan produktivitas serta meminimalisir risiko usaha di sektor modal (capital intensive), teknologi tinggi (high technology) dan sumber daya manusia yang kompeten untuk menghasilkan pendapat yang tinggi namun juga mengandung risiko yang tinggi (high revenue high risk).
Dengan berbekal pengalaman dan dukungan dari anggota dan berbagai pihak yang terkait, AMREI bertekad untuk menjalin suatu hubungan mitra jangka panjang yang merupakan salah satu strategi untuk pertumbuhan dan pengembangan Asosiasi.
Adanya isu-isu baru yang muncul, mendorong AMREI untuk merevitalisasi organisasi dan program–program AMREI dengan komitmen untuk aktif menyuarakan dan menghidupkan kembali semangat serta tujuan AMREI.
AMREI terus mengembangkan kapasitas agar mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada para Anggota dan mitra profesi Manajemen Risiko Energi di Indonesia serta mampu berkontribusi pada Negeri. Dengan adanya kerjasama yang sehat dalam jangka panjang diantara para pemangku kepentingan di sektor energi baik secara individu maupun secara organisasi khususnya di dalam pengelolaan risiko dengan tepat, maka diharapkan akan menghasilkan sektor energi yang tangguh dalam kondisi apapun di Indonesia.
Jakarta, September 2025
Asosiasi Manajemen Risiko Energi Indonesia (AMREI)
Hormat kami
RIFKY ASSAMADY, S.E., QRGP
Ketua Umum
M. SOLEH, S.Psi, M.M., CNLP., CRGP
Sekretaris Jenderal
Tujuan AMREI
AMREI didirikan dengan maksud dan tujuan sebagai berikut:
Melaksanakan penyebaran pemahaman dan penerapan manajemen risiko di sektor energi dan penunjangnya berdasarkan standar dan metode yang telah diakui baik secara Nasional maupun Internasional.
Membina kerjasama dengan Asosiasi Pelatihan dan Asosiasi Sertifikasi Profesi lainnya, baik Nasional maupun Internasional serta Badan atau Asosiasi Pemerintah.
Berperan aktif dalam pengembangan kebijakan dan peraturan untuk peningkatan kualitas manajemen risiko bagi Sumber Daya Manusia Indonesia, khususnya di sektor Energi dan penunjangnya.
Visi
Menjadi Asosiasi yang independen dan kredibel dalam menyebarkan serta memastikan pemahaman dan penerapan Manajemen Risiko bagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekerja disektor Energi dan penunjangnya baik ditingkat Nasional, Regional maupun Internasional.
Misi
Misi AMREI adalah:
Melaksanakan pelatihan, seminat tentang pentingnya memahami dan menerapkan manajemen risiko bagi Sumber Daya Manusia di sektor energi dan penunjangnya.
Mengembangkan standar penerapan manajemen risiko di sektor energi dan penunjangnya sesuai dengan tuntutan kebutuhan jabatan dan pekerjaan serta perusahaan terkait.
Bersama Instansi maupun Asosiasi terkait mengembangkan standar atau metode pemahaman dan penerapan manajemen risiko di sektor energi dan penunjangnya.
Membina dan menjamin terpeliharanya tenaga profesional yang kompeten di bidang manajemen risiko pada sektor energi dan penunjangnya.
Membina hubungan yang baik dan sehat dengan Pihak-pihak yang terkait dengan Manajemen Risiko dan Energi, Pihak Regulator, Pihak Industri Energi dan penunjangnya dan Pihak Pemangku Kepentingan lainnya.
Ikut berkontribusi dalam upaya meningkatkan Budaya Risiko (Risk Culture) di Indonesia terutama di sektor Energi.
Temui Tim Kami
AMREI didukung oleh Sumber Daya dengan latar belakang profesi yang beragam, namun memiliki kesamaan Tujuan dalam Implementasi Manajemen Risiko di Sektor Energi dan Penunjangnya.
RIFKY ASSAMADY, S.E., QRGP
Ketua Umum
Adalah seorang profesional senior di bidang asuransi dan manajemen risiko yang sangat berpengalaman lebih dari tiga dekade. Memulai kariernya di PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tbk) sejak tahun 1986 hingga menduduki posisi Corporate Group Head dan President Director Synergy Risk Management Consultant L.td (Pertamina Group). Berbekal sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP) serta pengalaman internasional di berbagai pelatihan dan workshop terkemuka, Rifky Assamady dikenal sebagai ahli dalam penguatan tata kelola risiko di sektor energi dan korporasi. Setelah pensiun, beliau mendirikan PT SmartRisk serta turut membentuk PROTEKSI di lingkungan PLN Group serta beliau juga merupakan pendiri sekaligus Chief of Strategic Business Alliance di e-pass (PT Eka Prima Agora Strategis Solusindo). Setelah sebelumnya sukses menjadi Dewan Pengawas dimasa jabatan periode lalu, saat ini beliau dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Manajemen Risiko Energi Indonesia (AMREI).
M. SOLEH, S.Psi., M.M., CNLP., CRGP., BCMCP
Sekretaris Jenderal
Adalah seorang professional Senior Consultant dan Trainer yang sudah sangat berpengalaman. Sebagai Managing Director di AIDA Consultant dan juga Associate di beberapa perusahaan konsultan dan juga lembaga negara yang meraih gelar Magister Manajemen dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Sarjana Psikologi dari Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Mohamad Soleh memiliki prinsip bahwa hidup itu adalah “Belajar dan Mengajar”. Sehingga tidak heran, Mohamad Soleh telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 1.000 peserta sejak tahun 1999 dalam berbagai topik seperti Self Improvement, Team building, Leadership, HR & Talent Management, Problem Solving & Innovation, Finance Management, Project Management, dan Risk Management. Beliau juga pernah berkontribusi dalam berbagai organisasi seperti UNDP, Prosys, Suconfindo Group, SmartRisk, dan perusahaan lainnya. Beliau memiliki berbagai sertifikasi dan pelatihan khusus di bidang manajemen risiko dan pengembangan bakat. Sebagai bukti keseriusan dan kecintaannya akan apa yang ia jalani, Mohamad Soleh telah menyelesaikan dan menerbitkan 3 buku dengan judul “SET (Smart Empowerment Technique)” tahun 2015, dan “Strategic Talent Development (STD)” tahun 2019, “Risk Culture” tahun 2020. Sebagai seorang konsultan dan trainer yang berusaha up to date terhadap perkembangan jaman, Mohamad Soleh juga menekuni dunia digital transformation, dan beberapa kali dipercaya menjadi narasumber oleh Media Republika dan Organisasi lainnya. Saat ini beliau dipercaya untuk menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Manajemen Risiko Energi Indonesia (AMREI).
Fokus Kami